• Aturan Tentang Hutan dan Mineral Aceh Rawan Korupsi

    Qanun (peraturan daerah) propinsi aceh dinilai rawan tindak pidana korupsi.Qanun yang mengatur soal pengelolaan sumber daya alam dan hutan . Moduslah adalah dengan cara "jual beli" izin pemerintah Aceh. aktifis anti korupsi mendesak agar kpk melakukan audit terhadap sejumlah pemberian izin oleh pemerintah aceh. puluhan perusahaan yang bergerak dibidang ini, disebutkan telah dan akan surat izin operasional.

    published: 25 Sep 2014
  • Geolistrik Mineral Tadu Raya - Naganraya - Aceh

    published: 02 May 2017
  • Rych Water, Pilihan Minuman Baru Dari Aceh Untuk Indonesia

    SERAMBINEWSTV.COM, BANDA ACEH - Rych Water, air yang kaya akan kandungan mineral kini menjadi minuman primadona baru di kalangan masyarakat Aceh. Dengan mengandalkan mesin berteknologi canggih dari Jerman, produk asli Aceh ini bahkan menargetkan tidak hanya menjadi konsumsi di tingkat lokal saja, tapi juga ke level nasional. Manager Operasional PT Tirta Darussalam Internusa, Mohammad Syahrial kepada Serambi, Kamis (02/6/2016) mengatakan, saat ini Rych Water sudah dipasarkan mulai dari Band Aceh, Aceh Besar, Sabang, Lamno, calang, hingga Meulaboh. Minuman mineral produksi Pt Tirta Darussalam Internusa, Mata Ie, Darul Imarah, Aceh Besar ini saat ini tak hanya memproduksi dalam bentuk kemasan cup (gelas) tapi juga dalam kemasan botol 350 serta 500 mili liter.

    published: 02 Jun 2016
  • Alhamdulillah...Nikah Dengan Mahar Segelas Air Putih - Aceh

    Berita mengagetkan sekalian mengharukan datang dari Kabupaten Aceh Singkil, tepatnya di Kampung Pea Jambu, Kecamatan Singkohor, Aceh. Satu pernikahan simpel berjalan pada tanggal 24 Maret lantas. Sekilas, pernikahan itu terlihat umum saja. Sepasang pengantin duduk di satu masjid, dengan mempelai wanita tengah meminum satu gelas air. Nyatanya, air minum itu bukanlah air minum umum. Satu gelas air minum itu adalah mahar yang didapatkan oleh mempelai pria pada mempelai wanita. Ternyata pemberi mahar nikah berupa segelas air putih itu adalah seorang pria penyuluh agama honorer di Kantor Masalah Agama (KUA) Kecamatan Singkohor, Aceh. Satu pernikahan simpel telah berlangsung pada tanggal 24 Maret 2016 lalu. "SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU UNTUK KEDUA MEMPELAI"

    published: 13 Apr 2016
  • Turis Saksikan Hukum Cambuk di Aceh

    SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - 12 terpidana pelanggar syariat islam, Senin siang (20/03) menjalani hukum cambuk di halaman Masjid Baitul Mukminin, Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Dari 12 pelanggar syariat islam itu terdiri dari empat orang pelaku maisir, dan delapan lainnya pelaku Ikhtilat. Mereka dinilai telah melanggar Qanun syariat islam pasal 18 Qanun nomor 6 tahun 2014 tentang hukum Jinayah. Selain warga sekitar, pelaksanaan hukuman cambuk kali ini juga turut disaksikan warga negara dari Malaysia yang berlibur di Aceh.

    published: 20 Mar 2017
  • Wamen ESDM Janjikan Masalah Listrik Aceh Teratasi

    (Antara)-Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar menjanjikan penambahan daya listrik dengan membangun sejumlah pembangkit listrik baru di provinsi di Aceh. Archandra Tahar menegaskan perlunya waktu untuk dapat mengatasi masalah kelistrikan di Aceh. copyright © AntaraTV LKBN Antara - Indonesia http://www.antaranews.com https://www.facebook.com/antaratv.kantorberitaantara?ref=hl You can also see our video on : 1.Antaranews : http://www.antaranews.com/video 2.Youtube channel : https://www.youtube.com/user/antaratvnews (antara tv) 3.Yahoo : https://id.berita.yahoo.com/video/ 4.Twiter : https://twitter.com/antaratvjakarta 5.Facebook: https://www.facebook.com/antaratv.kantorberitaantara?ref=hl (fan page) 6.Mivo : http://www.mivo.com/#/antaratv (live streaming) Uploader : budywearsprada@yahoo....

    published: 09 Apr 2017
  • Gubernur Aceh Keluarkan Ingub Moratorium Izin Usaha Tambang

    AV-Banda Aceh: Pemerintah Aceh secara resmi mengeluakan Instruksi Gubernur (Ingub) no 11/ tahun 2014, tentang moratorium izin usaha pertambangan mineral logam dan batu bara.

    published: 06 Dec 2014
  • Pesawat Militer Amerika Serikat Mendarat di Aceh

    SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - Satu unit pesawat cargo militer berbendera Amerika Serikat, Jumat (24/3/2016) siang mendarat darurat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. Pesawat mendarat di Bandara SIM sekitar pukul 13.00 WIB, karena ada gangguan pada salah satu mesinnya. Pesawat ini sendiri lepas landas dari Pangkalan AS Diego Garcia, di Samudera Hindia dengan tujuan Bandara Kazena, Jepang. Sejauh ini para awak pesawat diinapkan di komplek bandara sekaligus dalam pengurusan pihak imigrasi.

    published: 24 Mar 2017
  • Batu Nisan Aceh Akan Didaftarkan ke UNESCO

    SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh bekerjasama dengan aktivis kebudayaan akan mendaftarkan batu nisan Aceh ke badan kebudayaan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Kepala Humas dan Protokoler Setda Aceh, Mulyadi Nurdin, mengatakan saat ini pemerintah Aceh sedang mempersiapkan segala persyaratan agar batu nisan Aceh bisa didaftarkan ke organisasi yang membidangi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan PBB itu. Gubernur Aceh yang dijumpai beberapa hari yang lalu bersama pakar sejarah, mendukung penuh dalam hal ini, tentu harus bekerja dengan semua elemen.

    published: 20 Mar 2017
  • penemuan manusia kecil di aceh dan sejarah manusia jamann dulu yang masih ada

    Ilmuwan menemukan artefak berupa perhiasan dan karya seni yang berasal dari zaman es di sebuah gua di Indonesia. Temuan tersebut menguatkan hipotesis yang menjelaskan bahwa manusia pra-sejarah yang pernah menetap di Tanah Air pada masa lalu memiliki peradaban dan kesenian yang lebih maju. Kluster kepulauan ini merupakan kawasan kepulauan Indonesia yang dekat dengan kawasan Australia-Pasifik, seperti Papua dan Sulawesi. Sedangkan Sumatera dan Kalimantan tergabung dalam kluster kepulauan Weber Artefak tersebut berupa liontin dan manik-manik yang dibuat dari tulang-belulang babirusa dan kuskus (sejenis marsupiala). Diperkirakan, artefak tersebut berusia sekitar 22.000 tahun. Temuan Artefak di Indonesia. (M. Langley; A. Brumm/Griffith University Australia). Temuan ini menjadi salah sat...

    published: 06 Apr 2017
  • Reaction in Aceh ahead of peace signing ceremony

    1. Sunrise in Banda Aceh 2. Mid Port of Banda Aceh 3. Various of fishermen 4. SOUNDBITE: (Bahasa Indonesia) voxpop, Fisherman: "This agreement is very good because if you remember there's a lot of people that have been killed during the conflict. And I hope both sides will sign the peace agreement." 5. Various of security around Banda Aceh 6. Various of Banda Aceh market 7. SOUNDBITE: (Bahasa Indonesia) voxpop, Rickshaw driver: "The peace between the Indonesian government and Free Aceh Movement cannot only be a peace agreement signed in Helsinki. They have to write the real peace on the ground in Aceh because there's been a couple of times both sides have signed a peace agreement but it was never implemented." 8. Arrivals of Aceh Monitoring Mission (from Asian and EU countries) ...

    published: 21 Jul 2015
  • PENYELIDIKAN PENGUKURAN GEOTEKNIK GEOLISTRIK DI ACEH CV INDONESIA DRILLING

    LAPORAN AKHIR PENYELIDIKAN PENGUKURAN GEOTEKNIK UNTUK MENUNJANG PENYELIDIKAN BATUAN DESA GAMPONG KECAMATAN MASJID RAYA BANDA ACEH CV. INDONESIA DRILLING DIV GEO 2017 1.1. LATAR BELAKANG Geofisika secara bahasa berasal dari kata Geo (bumi) dan Fisika memiliki arti cabang dari ilmu pengetahuan yang menerapkan prinsip ilmu fisika pada bumi. Geofisika menguji gejala fisik dan karakteristik batuan serta hubungannya di dalam bumi. Gejala tersebut meliputi medan magnet bumi, aliran listrik, penjalaran gelombang, dan gaya berat bumi. Berdasarkan sifat fisik dan karakteristik batuan, ilmu geofisika dapat mengungkapkan dan menganalisa bahan–bahan tertentu serta model geologi yang ada di bawah permukaan bumi yang tidak dapat diteliti oleh alat secara langsung. Hasil penyelidikan geofisi...

    published: 29 May 2017
  • Pemerintah Aceh Kembali Tandatangi Kontrak Strategis APBA 2017

    Pemerintah Aceh Kembali Tandatangi Kontrak Strategis APBA 2017 Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali mengadakan penandatanganan kontrak bersama kegiatan strategis APBA, di Anjong Mon Mata, Rabu (17/05/2017). Kontrak itu merupakan bentuk transparansi publik dan akuntabilitas dengan jumlah paket sebanyak 493Pkt/Rp980,07M/30 SKPA. Adapun rincian per SKPA adalah sebagai berikut: Dinas Pekerjaan Umum sebanyak155 paket, Dinas Pengairan 63 paket, Dinas Pehubungan 49 paket, dan Dinas Pendidikan 45 paket. Selanjutnya adalah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman sebanyak 35 paket, Dinas Kelautan dan Perikanan 22 paket, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejumlah 16 paket. Untuk Dinas Pertanian dan Perkebunan dengan jumlah 14 paket, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja 10 paket, Rumah Sak...

    published: 18 May 2017
  • Naufal raziq siPenemu Listrik dari Pohon Kedondong akhirnya Bertemu Menteri ESDM

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau (E S D M) Ignasius Jonan menerima kedatangan Naufal Raziq, siswa berusia 15 tahun asal Langsa, Provinsi Aceh, yang menjadi penemu energi listrik dari pohon kedondong pagar. Harapan Pak Menteri, temuan Naufal dapat digunakan masyarakat dan dimanfaatkan khususnya di Indonesia dan desa-desa terpencil," kata Naufal di Kantor Kementerian E S D M, Siswa kelas 3 Madrasah tsanawiyah Negeri 1 Langsa itu menceritakan bahwa Menteri Jonan menilai penemuan energi listrik dari pohon kedondong itu termasuk energi baru dan terbarukan atau (E B T). Kepada Menteri E S D M, Naufal juga menceritakan bahwa energi listrik yang ditemukannya sudah terhubung ke sebagian rumah di desa terpencil di Tampur Paloh, Aceh Timur, dan akan dikembangkan agar penemuan itu bi...

    published: 24 May 2017
  • Ratusan Siswa Praktik Buat Sabun

    SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - Ratusan siswa SMA sederajat se-Indonesia yang menjadi peserta Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XVI praktik membuat sabun (batang) dan biodiesel. Agenda hari ke-4 PIRN 2017 yang bernama "Science Show" itu berlangsung pada Kamis (13/7/2017) sore di halaman SMA Negeri Modal Bangsa, Cot Geundreut, Aceh Besar. Sebanyak 400 siswa SMA dibagi ke dalam 20 kelompok dimana setiap kelompok terdiri atas 17 siswa. Setiap kelompok mendapat satu meja yang telah terisi dengan bahan eksperimen seperti minyak goreng, methanol, soda api, minyak atsiri, air mineral, dan alat untuk memanaskan.

    published: 13 Jul 2017
  • Penerapan Syariat Islam di Serambi Mekkah Aceh - NET5

    Subscribe Netmediatama Official Youtube Channel: http://www.youtube.com/netmediatama dan subscribe untuk info berita terbaru di channel: http://www.youtube.com/OfficialNetNews Twitter : https://twitter.com/OfficialNetNews Facebook : https://www.facebook.com/netmediatamaindonesia Saksikan info berita ter-update di: NET 5 : pukul 5.00 - 6.00 WIB Indonesia Morning Show : pukul 6.00 - 7.30 WIB NET 10 (Senin-Jumat) : pukul 10.00 - 11.00 WIB NET 12 : pukul 12.00 - 13.00 WIB NET 16 : pukul 16.00 - 16.30 WIB NET 24 : pukul 24.00 - 00.30 WIB --- Syarat & Ketentuan: http://bit.ly/1jAbOYj

    published: 11 Dec 2015
Aturan Tentang Hutan dan Mineral Aceh Rawan Korupsi

Aturan Tentang Hutan dan Mineral Aceh Rawan Korupsi

  • Order:
  • Duration: 3:22
  • Updated: 25 Sep 2014
  • views: 298
videos
Qanun (peraturan daerah) propinsi aceh dinilai rawan tindak pidana korupsi.Qanun yang mengatur soal pengelolaan sumber daya alam dan hutan . Moduslah adalah dengan cara "jual beli" izin pemerintah Aceh. aktifis anti korupsi mendesak agar kpk melakukan audit terhadap sejumlah pemberian izin oleh pemerintah aceh. puluhan perusahaan yang bergerak dibidang ini, disebutkan telah dan akan surat izin operasional.
https://wn.com/Aturan_Tentang_Hutan_Dan_Mineral_Aceh_Rawan_Korupsi
Geolistrik Mineral Tadu Raya - Naganraya - Aceh

Geolistrik Mineral Tadu Raya - Naganraya - Aceh

  • Order:
  • Duration: 0:30
  • Updated: 02 May 2017
  • views: 0
videos
https://wn.com/Geolistrik_Mineral_Tadu_Raya_Naganraya_Aceh
Rych Water, Pilihan Minuman Baru Dari Aceh Untuk Indonesia

Rych Water, Pilihan Minuman Baru Dari Aceh Untuk Indonesia

  • Order:
  • Duration: 3:13
  • Updated: 02 Jun 2016
  • views: 680
videos
SERAMBINEWSTV.COM, BANDA ACEH - Rych Water, air yang kaya akan kandungan mineral kini menjadi minuman primadona baru di kalangan masyarakat Aceh. Dengan mengandalkan mesin berteknologi canggih dari Jerman, produk asli Aceh ini bahkan menargetkan tidak hanya menjadi konsumsi di tingkat lokal saja, tapi juga ke level nasional. Manager Operasional PT Tirta Darussalam Internusa, Mohammad Syahrial kepada Serambi, Kamis (02/6/2016) mengatakan, saat ini Rych Water sudah dipasarkan mulai dari Band Aceh, Aceh Besar, Sabang, Lamno, calang, hingga Meulaboh. Minuman mineral produksi Pt Tirta Darussalam Internusa, Mata Ie, Darul Imarah, Aceh Besar ini saat ini tak hanya memproduksi dalam bentuk kemasan cup (gelas) tapi juga dalam kemasan botol 350 serta 500 mili liter.
https://wn.com/Rych_Water,_Pilihan_Minuman_Baru_Dari_Aceh_Untuk_Indonesia
Alhamdulillah...Nikah Dengan Mahar Segelas Air Putih - Aceh

Alhamdulillah...Nikah Dengan Mahar Segelas Air Putih - Aceh

  • Order:
  • Duration: 3:18
  • Updated: 13 Apr 2016
  • views: 6820
videos
Berita mengagetkan sekalian mengharukan datang dari Kabupaten Aceh Singkil, tepatnya di Kampung Pea Jambu, Kecamatan Singkohor, Aceh. Satu pernikahan simpel berjalan pada tanggal 24 Maret lantas. Sekilas, pernikahan itu terlihat umum saja. Sepasang pengantin duduk di satu masjid, dengan mempelai wanita tengah meminum satu gelas air. Nyatanya, air minum itu bukanlah air minum umum. Satu gelas air minum itu adalah mahar yang didapatkan oleh mempelai pria pada mempelai wanita. Ternyata pemberi mahar nikah berupa segelas air putih itu adalah seorang pria penyuluh agama honorer di Kantor Masalah Agama (KUA) Kecamatan Singkohor, Aceh. Satu pernikahan simpel telah berlangsung pada tanggal 24 Maret 2016 lalu. "SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU UNTUK KEDUA MEMPELAI"
https://wn.com/Alhamdulillah...Nikah_Dengan_Mahar_Segelas_Air_Putih_Aceh
Turis Saksikan Hukum Cambuk di Aceh

Turis Saksikan Hukum Cambuk di Aceh

  • Order:
  • Duration: 2:05
  • Updated: 20 Mar 2017
  • views: 27694
videos
SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - 12 terpidana pelanggar syariat islam, Senin siang (20/03) menjalani hukum cambuk di halaman Masjid Baitul Mukminin, Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Dari 12 pelanggar syariat islam itu terdiri dari empat orang pelaku maisir, dan delapan lainnya pelaku Ikhtilat. Mereka dinilai telah melanggar Qanun syariat islam pasal 18 Qanun nomor 6 tahun 2014 tentang hukum Jinayah. Selain warga sekitar, pelaksanaan hukuman cambuk kali ini juga turut disaksikan warga negara dari Malaysia yang berlibur di Aceh.
https://wn.com/Turis_Saksikan_Hukum_Cambuk_Di_Aceh
Wamen ESDM Janjikan Masalah Listrik Aceh Teratasi

Wamen ESDM Janjikan Masalah Listrik Aceh Teratasi

  • Order:
  • Duration: 1:53
  • Updated: 09 Apr 2017
  • views: 217
videos
(Antara)-Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar menjanjikan penambahan daya listrik dengan membangun sejumlah pembangkit listrik baru di provinsi di Aceh. Archandra Tahar menegaskan perlunya waktu untuk dapat mengatasi masalah kelistrikan di Aceh. copyright © AntaraTV LKBN Antara - Indonesia http://www.antaranews.com https://www.facebook.com/antaratv.kantorberitaantara?ref=hl You can also see our video on : 1.Antaranews : http://www.antaranews.com/video 2.Youtube channel : https://www.youtube.com/user/antaratvnews (antara tv) 3.Yahoo : https://id.berita.yahoo.com/video/ 4.Twiter : https://twitter.com/antaratvjakarta 5.Facebook: https://www.facebook.com/antaratv.kantorberitaantara?ref=hl (fan page) 6.Mivo : http://www.mivo.com/#/antaratv (live streaming) Uploader : budywearsprada@yahoo.com PERUM LKBN Antara WismaAntara @NewsRoom Jl. Medan Merdeka Selatan 17 Sekretaris Redaksi : contact person : Saras Krisvianti BBM : 5EC6B3F3 Email : antaratv@antara.co.id Telepon : 021 3802383 Fax : 021 3849442
https://wn.com/Wamen_Esdm_Janjikan_Masalah_Listrik_Aceh_Teratasi
Gubernur Aceh Keluarkan Ingub Moratorium Izin Usaha Tambang

Gubernur Aceh Keluarkan Ingub Moratorium Izin Usaha Tambang

  • Order:
  • Duration: 1:58
  • Updated: 06 Dec 2014
  • views: 109
videos
AV-Banda Aceh: Pemerintah Aceh secara resmi mengeluakan Instruksi Gubernur (Ingub) no 11/ tahun 2014, tentang moratorium izin usaha pertambangan mineral logam dan batu bara.
https://wn.com/Gubernur_Aceh_Keluarkan_Ingub_Moratorium_Izin_Usaha_Tambang
Pesawat Militer Amerika Serikat Mendarat di Aceh

Pesawat Militer Amerika Serikat Mendarat di Aceh

  • Order:
  • Duration: 1:25
  • Updated: 24 Mar 2017
  • views: 24643
videos
SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - Satu unit pesawat cargo militer berbendera Amerika Serikat, Jumat (24/3/2016) siang mendarat darurat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. Pesawat mendarat di Bandara SIM sekitar pukul 13.00 WIB, karena ada gangguan pada salah satu mesinnya. Pesawat ini sendiri lepas landas dari Pangkalan AS Diego Garcia, di Samudera Hindia dengan tujuan Bandara Kazena, Jepang. Sejauh ini para awak pesawat diinapkan di komplek bandara sekaligus dalam pengurusan pihak imigrasi.
https://wn.com/Pesawat_Militer_Amerika_Serikat_Mendarat_Di_Aceh
Batu Nisan Aceh Akan Didaftarkan ke UNESCO

Batu Nisan Aceh Akan Didaftarkan ke UNESCO

  • Order:
  • Duration: 1:53
  • Updated: 20 Mar 2017
  • views: 1196
videos
SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh bekerjasama dengan aktivis kebudayaan akan mendaftarkan batu nisan Aceh ke badan kebudayaan dunia United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Kepala Humas dan Protokoler Setda Aceh, Mulyadi Nurdin, mengatakan saat ini pemerintah Aceh sedang mempersiapkan segala persyaratan agar batu nisan Aceh bisa didaftarkan ke organisasi yang membidangi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan PBB itu. Gubernur Aceh yang dijumpai beberapa hari yang lalu bersama pakar sejarah, mendukung penuh dalam hal ini, tentu harus bekerja dengan semua elemen.
https://wn.com/Batu_Nisan_Aceh_Akan_Didaftarkan_Ke_Unesco
penemuan manusia kecil di aceh dan sejarah manusia jamann dulu yang masih ada

penemuan manusia kecil di aceh dan sejarah manusia jamann dulu yang masih ada

  • Order:
  • Duration: 5:31
  • Updated: 06 Apr 2017
  • views: 269
videos
Ilmuwan menemukan artefak berupa perhiasan dan karya seni yang berasal dari zaman es di sebuah gua di Indonesia. Temuan tersebut menguatkan hipotesis yang menjelaskan bahwa manusia pra-sejarah yang pernah menetap di Tanah Air pada masa lalu memiliki peradaban dan kesenian yang lebih maju. Kluster kepulauan ini merupakan kawasan kepulauan Indonesia yang dekat dengan kawasan Australia-Pasifik, seperti Papua dan Sulawesi. Sedangkan Sumatera dan Kalimantan tergabung dalam kluster kepulauan Weber Artefak tersebut berupa liontin dan manik-manik yang dibuat dari tulang-belulang babirusa dan kuskus (sejenis marsupiala). Diperkirakan, artefak tersebut berusia sekitar 22.000 tahun. Temuan Artefak di Indonesia. (M. Langley; A. Brumm/Griffith University Australia). Temuan ini menjadi salah satu terobosan ilmiah terbaru dalam bidang arkeologi manusia prasejarah. Penelitian sebelumnya--di kawasan kluster kepulauan yang sama--berhasil membuktikan bahwa manusia prasejarah telah tiba di Wallacea sejak 47.000 tahun yang lalu. Jika hasil penelitian keduanya dikombinasikan, ilmuwan mampu menyusun sebuah hipotesis yang membuktikan bahwa manusia prasejarah telah mencapai, mengkolonisasi, dan membangun peradaban di kluster Wallacea pada zaman es. Meski ada 2.000 pulau pada kluster Wallacea yang berpotensi dapat dihuni manusia pra-sejarah pada zaman es (atau Pleistosen, Pleistoscene), hasil penelitian arkeologi hanya menemukan bukti peradaban pada 7 pulau saja. "(Kluster kepulauan) Wallacea merupakan telaga ilmiah untuk temuan arkeologi penting, sebut saja temuan fosil 'manusia hobit' (Homo floresiensis) pada tahun 2003 dan artefak lukisan batu tertua pada tahun 2014. Meski menakjubkan, temuan itu dan (yang terbaru) ini hanya sebatas memberikan komprehensi dasar bagi ilmuwan untuk memahami evolusi dan perkembangan kebudayaan manusia prasejarah yang mengkolonisasi (pulau-pulau) Australasia pada 50.000 tahun lalu," Artefak terbaru itu ditemukan di gua Leang Bulu Bettue, di Pulau Sulawesi, pulau terbesar dalam kluster Wallacea. Temuan ini membuktikan adanya kebudayaan dan peradaban yang maju pada zaman Pleistosen di kluster Wallace pada Pulau Sulawesi. "Temuan berlimpah di Sulawesi ini membuktikan variasi perilaku simbolik dan kebudayaan artistik pada zaman itu," ujar Brumm. Aktifitas penggalian artefak telah dilakukan pada tahun 2013, 2015, dan 2017. Penggalian itu berhasil menemukan macam-macam jenis artefak yang berusia sekitar 22.000 hingga 30.000 tahun. Rupa-rupa artefak itu berbentuk manik-manik pipih yang dibuat dari gigi babirusa dan liontin dari tulang jari kuskus. Hewan-hewan eksotis--yang hanya ditemukan pada kluster Wallacea--itu menjadi salah satu bentuk verifikasi temuan artefak. Jenis artefak lain berupa; fragmentasi batuan mineral berwarna campuran merah arbei dan hijau okra; serta tulang kuskus berongga dengan pigmentasi merah kehitam-hitaman yang digunakan seperti kuas untuk melukis. Temuan Arkeologi di Indonesia. (Griffith University Australia). Temuan terbaru itu, menurut Brumm, dapat mendobrak hipotesis 'populer' yang menganggap bahwa kebudayaan manusia pra-sejarah Pleistosen di Wallacea cenderung primitif dan jauh tertinggal jika dibandingkan dengan kebudayaan manusia pra-sejarah Pleistosen di Eropa. Hipotesis 'populer' itu terbentuk karena minimnya penelitian dan preservasi mengenai kebudayaan manusia pra-sejarah di Asia Tenggara dan Australasia. Kini, temuan terbaru itu dapat berargumen bahwa kebudayaan manusia pra-sejarah di Wallacea tak kalah maju dan artistik dengan saudara-nya di Eropa. Dan, selain artistik, kebudayaan manusia Wallacea dinilai memiliki hubungan eksotis dengan hewan-hewan endemik disekitarnya, seperti kuskus dan babirusa. Hal ini dapat dilihat dari pemanfaatan bagian tubuh hewan-hewan itu menjadi karya seni dan perhiasan bagi manusia Wallacea. Warisan kebudayaan ini diwariskan dan dapat ditemukan pada kebudayaan suku-suku Aborigin di Australia dan Selandia Baru. Secara keseluruhan, temuan ini menjadi terobosan baru bagi komunitas akademik untuk memahami proses evolusi dan perkembangan peradaban manusia di wilayah Indonesia dan Australasia di Paparan Sahul. Untuk di masa mendatang, ilmuwan masih terus mengembangkan dan 'menggali lebih dalam' lagi hasil temuan kebudayaan Wallacea yang sudah ada. Salah satu yang sedang akan dilakukan adalah menemukan bukti ada-tidaknya korelasi antara kebudayaan manusia Wallacea dengan kebudayaan 'manusia hobbit' Homo floresiensis.
https://wn.com/Penemuan_Manusia_Kecil_Di_Aceh_Dan_Sejarah_Manusia_Jamann_Dulu_Yang_Masih_Ada
Reaction in Aceh ahead of peace signing ceremony

Reaction in Aceh ahead of peace signing ceremony

  • Order:
  • Duration: 3:10
  • Updated: 21 Jul 2015
  • views: 321
videos
1. Sunrise in Banda Aceh 2. Mid Port of Banda Aceh 3. Various of fishermen 4. SOUNDBITE: (Bahasa Indonesia) voxpop, Fisherman: "This agreement is very good because if you remember there's a lot of people that have been killed during the conflict. And I hope both sides will sign the peace agreement." 5. Various of security around Banda Aceh 6. Various of Banda Aceh market 7. SOUNDBITE: (Bahasa Indonesia) voxpop, Rickshaw driver: "The peace between the Indonesian government and Free Aceh Movement cannot only be a peace agreement signed in Helsinki. They have to write the real peace on the ground in Aceh because there's been a couple of times both sides have signed a peace agreement but it was never implemented." 8. Arrivals of Aceh Monitoring Mission (from Asian and EU countries) 9. SOUNDBITE: (English) Peter Feith, Aceh Monitoring Mission spokesperson: "I hope (the peace agreement) will lay the basis for peaceful, stable, and prosperous conditions in Aceh as part of the republic of Indonesia." 10. Grand mosque of Banda Aceh 11. Various of worshippers praying 12. Various of police packing up for the withdrawal 13. Various of radio station UPSOUND: (Bahasa Indonesia) Cici, Radio reporter: "Today is a historical moment for peace and the future of the people of Aceh because today at 0330 pm local time, the peace agreement will be signed in Helsinki." 14. People listen to radio report People in Aceh were hopeful that an accord being signed Monday in Finland would bring lasting peace to their tsunami-ravaged province, but after three decades of fighting fear and distrust run deep. More than 15,000 people have died since separatist rebels took up arms in 1976, many of them civilians caught up in military sweeps in isolated villages. Later Monday, the Indonesian government will sign a peace accord with representatives of the Free Aceh movement in Helsinki. Giant screens have been installed in the largest mosque in Aceh's provincial capital so people here can witness the signing. Hundreds were expected to attend. Previous deals have collapsed amid bitterness and distrust, but the 26 December tsunami that killed more than 130,000 people in Aceh and left hundreds of thousands homeless has changed the political landscape. This time both sides seem committed to peace, and both made major concessions. The rebels gave up their long-held demand for independence and agreed to give up their weapons. In return, the government offered them amnesty, economic compensation and, most importantly, the right to political representation. In addition to its own flag and hymn, Aceh will hold elections in 2006 and 2009 to choose a regional head and a legislature. Members of the Free Aceh Movement will be eligible for those posts. Another contentious issue, the province's vast mineral wealth, was also settled: 70 percent of the current and future revenues from Aceh's natural resources, including oil and gas, will go to the local government. You can license this story through AP Archive: http://www.aparchive.com/metadata/youtube/75de4b4e5008b603a8fb5986fe437721 Find out more about AP Archive: http://www.aparchive.com/HowWeWork
https://wn.com/Reaction_In_Aceh_Ahead_Of_Peace_Signing_Ceremony
PENYELIDIKAN PENGUKURAN GEOTEKNIK GEOLISTRIK DI ACEH CV INDONESIA DRILLING

PENYELIDIKAN PENGUKURAN GEOTEKNIK GEOLISTRIK DI ACEH CV INDONESIA DRILLING

  • Order:
  • Duration: 2:05
  • Updated: 29 May 2017
  • views: 26
videos
LAPORAN AKHIR PENYELIDIKAN PENGUKURAN GEOTEKNIK UNTUK MENUNJANG PENYELIDIKAN BATUAN DESA GAMPONG KECAMATAN MASJID RAYA BANDA ACEH CV. INDONESIA DRILLING DIV GEO 2017 1.1. LATAR BELAKANG Geofisika secara bahasa berasal dari kata Geo (bumi) dan Fisika memiliki arti cabang dari ilmu pengetahuan yang menerapkan prinsip ilmu fisika pada bumi. Geofisika menguji gejala fisik dan karakteristik batuan serta hubungannya di dalam bumi. Gejala tersebut meliputi medan magnet bumi, aliran listrik, penjalaran gelombang, dan gaya berat bumi. Berdasarkan sifat fisik dan karakteristik batuan, ilmu geofisika dapat mengungkapkan dan menganalisa bahan–bahan tertentu serta model geologi yang ada di bawah permukaan bumi yang tidak dapat diteliti oleh alat secara langsung. Hasil penyelidikan geofisika dapat menentukan batas kedalaman bawah permukaan bumi untuk pemboran dan pertambangan yang diinterpretasikan bersamaan dengan geologi. Kedua ilmu tersebut sangat berkaitan dan saling membantu terutama dalam penyelidikan menentukan cadangan ekonomi (economy deposits), seperti: hidrokarbon, mineral logam dan air, selain itu berhubungan erat juga dalam bidang teknik konstruksi dan lingkungan. Eksplorasi geofisika disebut juga geofisika terapan (applied geophysics) atau pencarian geofisika (geophysics prospecting), eksplorasi yang berhubungan dengan penyelidikan geofisika umumnya digunakan untuk mendapatkan akumulasi hidrokarbon, mineral logam dan non logam termasuk airtanah. Penyelidikan geofisika merupakan penerapan ilmu fisika untuk mengetahui model fisika bawah permukaan bumi dan diinterpretasikan menjadi suatu model geologi. Penyelidikan geofisika biasanya berhubungan dengan sifat atau karakteristik batuan, berdasarkan sifat atau karakteristik tersebut dikenal beberapa metode pengukuran, seperti arus listrik, gaya berat, magnet, seismik, panas bumi, dan radioaktif. Metode tersebut digunakan terutama dalam eksplorasi untuk minyak, gas, dan mineral. 1.2. MAKSUD DAN TUJUAN Pendugaan geolistrik bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai penyebaran lapisan batuan serta menginformasikan keberadaan lapisan batuan di lokasi tersebut, dimana hasil pendugaan geolistrik ini akan memberikan gambaran umum mengenai kondisi lapisan batuan dibawah permukaan tanah seperti ketebalan, kedalaman, serta penyebaran lapisan batuan sehingga nantinya akan membantu perencanaan penyelidikan berikutnya. 1.3. WAKTU DAN LOKASI PENYELIDIKAN Pendugaan geolistrik dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2016 di lokasi Proyek Desa Gampong, Kecamatan Mesjid Raya, Banda Aceh, dengan menghasilkan 3 (tiga) titik duga geolistrik. 1.4 PERALATAN PENYELIDIKAN Adapun peralatan yang digunakan merupakan seperangkat alat geolistrik buatan lokal yang terdiri dari : • Resistivitimeter. • 2 (dua) buah elektroda arus. • 2 (dua) buah elektroda potensial. • 2 (dua) buah kabel arus @ 300 meter. • 2 (dua) buah kabel potensial @ 50 meter. • 3 (tiga) buah palu • GPSAccu • Kalkulator dan alat – alat tulis. Kranggan Wetan RT 01/13 No. 5 Kel. Jatirangga Kec. Jatisampurna Kota Bekasi 17434 Tlp : 0813-1124-4499 (021)21384025 email : indonesiadrilling@gmail.com website : ahliborsumur.com
https://wn.com/Penyelidikan_Pengukuran_Geoteknik_Geolistrik_Di_Aceh_Cv_Indonesia_Drilling
Pemerintah Aceh Kembali Tandatangi Kontrak Strategis APBA 2017

Pemerintah Aceh Kembali Tandatangi Kontrak Strategis APBA 2017

  • Order:
  • Duration: 1:34
  • Updated: 18 May 2017
  • views: 79
videos
Pemerintah Aceh Kembali Tandatangi Kontrak Strategis APBA 2017 Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali mengadakan penandatanganan kontrak bersama kegiatan strategis APBA, di Anjong Mon Mata, Rabu (17/05/2017). Kontrak itu merupakan bentuk transparansi publik dan akuntabilitas dengan jumlah paket sebanyak 493Pkt/Rp980,07M/30 SKPA. Adapun rincian per SKPA adalah sebagai berikut: Dinas Pekerjaan Umum sebanyak155 paket, Dinas Pengairan 63 paket, Dinas Pehubungan 49 paket, dan Dinas Pendidikan 45 paket. Selanjutnya adalah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman sebanyak 35 paket, Dinas Kelautan dan Perikanan 22 paket, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejumlah 16 paket. Untuk Dinas Pertanian dan Perkebunan dengan jumlah 14 paket, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja 10 paket, Rumah Sakit Jiwa 10 paket, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral 9 paket, dan Rumas Sakit Ibu dan Anak 8 paket. Selanjutnya adalah Dinas Pemuda dan Olahraga sebanyak 8 paket, Dinas Peternakan 7 paket, Dinas Kesehatan 7 paket, Dinas Sariat Islam 5 paket, Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin 5 paket, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 5 paket Untuk Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian sebanyak 3 paket, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong 3 paket, Sekretariat Dewan  2 paket, Dinas Perindustrian dan Perdagangan 2 paket,  Badan Pengelolaan Keuangan Aceh 2 paket, Bappeda 2 paket, Dinas  Pangan 1 paket,  Satpol PP dan WH 1 paket. Selanjutnya adalah   Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebanyak 1 paket,  Biro Pengadaan Barang dan Jasa 1 paket,  Dinas Registrasi Kependudukan 1 paket dan Dinas Pertanahan 1 paket. Kontrak tersebut Terdiri dari pengerjaan konstruksi sebanyak 267pkt/Rp759 M, barang senilai 92pkt/Rp125 M, konsultansi sebanyak 121pkt/Rp54 M dan Jasa lainnya dengan jumlah 13pkt/Rp42M. Jumlah paket strategis kegiatan APBA 2017 adalah 1.834 paket per 2,86 Trilyun.  Sementara Lelang Kolektif Kegiatan APBA 2017 pada Rabu besok adalah  sebanyak 839 paket per1,7 Trilyun.   Tandatangan kontrak bersama yang diikutsertakan juga penerima manfaat akan disaksikan juga oleh publik. Kontrak tersebut adalah sebanyak 493 Pkt/Rp980,07M/30 SKPA yang terdiri dari jalan sebanyak 86 paket per 198,15 miliar.  Jalan tersebut antara lain adalah Jalan Lubok Sidup di Aceh TamiangRp dengan nilai 17,62 miliar, Jalan Batas Aceh besar – Tibang senilai 13,62 miliar, Jalan Krueng Raya hingga batas Pidie dengan total anggaran 13,78 miliar. Selanjutnya adalah jalan batas Aceh TimurKarang Baru Aceh Tamiang dengan nilai 9,33 miliar dan Jalan Cot Batee Glungku Kabupaten Bireuen senilai 6,45 miliar. Selain pembangunan jalan, ada juga kontrak pembangunan 20 unit jembatan dengan total nilai 88,37 miliar. Di antara jembatan yang dibangun adalah Jembatan Rayeuk Pangee Aceh Utara senilai 13,53 miliar, Jembatan Seruwa Aceh Tamiang senilai 18,60 miliar, Jembatan Rangka Baja Awee Geutah Kabupaten Bireun dengan nilai 9,50 miliar. Selanjutanya adalah Jembatan Rangka Baja Namploh Bireun senilai 7,57 miliar dan Jembatan Kilangan Singkil sebanyak 9 miliar. Untuk gedung, kontrak bersama akan dilakukan untuk pembangunan 30 unit dengan anggaram 77,05 miliar. Sementara Rumah Sakit Umum dengan  jumlah paket 3 unit dengan  65,81 miliar. Selanjutnya adalah kontrak bersama proyek pembangunan irigasi dengan nilai 75,69 miliar untuk 40 unit paket, embung atau waduk sebanyak 7 paket dengan nilai 23,81 miliar. Jetty atau tanggul dengan jumlah 14 paket dengan nilai anggaran 116,18 miliar. Seterusnya adalah penandatanganan satpras pasar sebanyak 3 unit dengan anggaran  Rp 9,23 miliar, sapras perhubungan 31 paket dengan nilai 33,20 miliar, sapras telekomunikasi 1 paket dengan nilai 3,99 miliar, sapras transmigrasi 8 paket dengan nilai 15,36 miliar dan lampu jalan sebanyak 9 paket dengan pagu anggaran 8,09 miliar. Selanjutnya adalah kerjasama pengadaan bibit sebanyak 14 paket dengan nilai anggaran 8,25 miliar. Rinciannya adalah MPTS sebanyak 259.911 batang, jernang sebanyak 158.838 batang, pala sebanyak 69.750 batang dan jabon sebanyak 78.188 batang. Selanjutnya adalah pohon jati sebanyak 73.875 batang, aren sebanyak 72.450 batang, jengkol 71.070 batang, petai sebanyak 73.313 batang dan gaharu sebanyak 66.413 batang. Kontrak kerjasama juga dilakukan untuk 4 paket pada benih padi dan bawang dengan nilai 1,46 miliar, 2 paket untuk pupuk urea dan NPK dengan anggaran 1,18 miliar, traktor sebanyak 49 unit dengan jumlah tiga paket anggatan 7,29 miliar.  Selanjutnya adalah 1 paket kerjasama pengadaan kenderaan dengan anggaran 2,20 miliar, 7 paket alat kantor dengan nilai 3,99 miliar, 1 paket alat kesehatan dengan nilai 1,06 miliar, 28 paket alat laboratorium dengan nilai 52,01 miliar. Selanjutnya adalah makan dan minum sebanyak 8 paket dengan nilai 39,63 miliar, konsultan sebanyak 121 paket dengan nilai 55,87 miliar dan paket lain-lainnya dengan jumlah 52 paket dengan anggaran 92,19 miliar.
https://wn.com/Pemerintah_Aceh_Kembali_Tandatangi_Kontrak_Strategis_Apba_2017
Naufal raziq siPenemu Listrik dari Pohon Kedondong akhirnya Bertemu Menteri ESDM

Naufal raziq siPenemu Listrik dari Pohon Kedondong akhirnya Bertemu Menteri ESDM

  • Order:
  • Duration: 3:29
  • Updated: 24 May 2017
  • views: 16933
videos
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau (E S D M) Ignasius Jonan menerima kedatangan Naufal Raziq, siswa berusia 15 tahun asal Langsa, Provinsi Aceh, yang menjadi penemu energi listrik dari pohon kedondong pagar. Harapan Pak Menteri, temuan Naufal dapat digunakan masyarakat dan dimanfaatkan khususnya di Indonesia dan desa-desa terpencil," kata Naufal di Kantor Kementerian E S D M, Siswa kelas 3 Madrasah tsanawiyah Negeri 1 Langsa itu menceritakan bahwa Menteri Jonan menilai penemuan energi listrik dari pohon kedondong itu termasuk energi baru dan terbarukan atau (E B T). Kepada Menteri E S D M, Naufal juga menceritakan bahwa energi listrik yang ditemukannya sudah terhubung ke sebagian rumah di desa terpencil di Tampur Paloh, Aceh Timur, dan akan dikembangkan agar penemuan itu bisa dimanfaatkan untuk skala yang lebih besar. Ia pun menceritakan penemuan tersebut berawal dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam atau (I P A) yang didapatkan saat masih di kelas 1 Madrasah tsanawiyah, dua tahun lalu, bahwa buah asam, seperti kentang, jeruk dan mangga dapat menghasilkan energi listrik sederhana. Penemuan tersebut juga dilakukan bertahap dengan mencoba berbagai macam pohon buah, mulai dari mangga, belimbing, asam jawa hingga akhirnya menemukan pohon kedondong pagar yang memiliki keunggulan dibanding buah lainnya, kata Naufal. "Masing-masing pohon itu ada keunggulannya. Kenapa kedondong pagar? Karena, memiliki batang yang besar, mudah tumbuhnya, jika kita kupaskan kulitnya dia tidak busuk malah menyembuhkan dirinya, ujarnya. Ia menjelaskan satu lubang pada pohon kedondong pagar bisa menghasilkan tegangan listrik (1 Volt), dan satu pohon kedondong dapat dibuat menjadi empat lubang yang bisa menghasilkan energi 4 Volt. Untuk menyalakan satu lampu, ia menambahkan, setidak-tidaknya dibutuhkan empat pohon kedondong pagar yang sudah dipasang tembaga dan logam. Kementerian E S D M melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi akan memberi bantuan pendanaan guna mengembangkan penemuan Naufal menjadi energi listrik berskala besar. ayo kawan dukung terus karya anak bangsa.
https://wn.com/Naufal_Raziq_Sipenemu_Listrik_Dari_Pohon_Kedondong_Akhirnya_Bertemu_Menteri_Esdm
Ratusan Siswa Praktik Buat Sabun

Ratusan Siswa Praktik Buat Sabun

  • Order:
  • Duration: 1:12
  • Updated: 13 Jul 2017
  • views: 151
videos
SERAMBITV.COM, BANDA ACEH - Ratusan siswa SMA sederajat se-Indonesia yang menjadi peserta Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XVI praktik membuat sabun (batang) dan biodiesel. Agenda hari ke-4 PIRN 2017 yang bernama "Science Show" itu berlangsung pada Kamis (13/7/2017) sore di halaman SMA Negeri Modal Bangsa, Cot Geundreut, Aceh Besar. Sebanyak 400 siswa SMA dibagi ke dalam 20 kelompok dimana setiap kelompok terdiri atas 17 siswa. Setiap kelompok mendapat satu meja yang telah terisi dengan bahan eksperimen seperti minyak goreng, methanol, soda api, minyak atsiri, air mineral, dan alat untuk memanaskan.
https://wn.com/Ratusan_Siswa_Praktik_Buat_Sabun
Penerapan Syariat Islam di Serambi Mekkah Aceh - NET5

Penerapan Syariat Islam di Serambi Mekkah Aceh - NET5

  • Order:
  • Duration: 7:18
  • Updated: 11 Dec 2015
  • views: 5315
videos
Subscribe Netmediatama Official Youtube Channel: http://www.youtube.com/netmediatama dan subscribe untuk info berita terbaru di channel: http://www.youtube.com/OfficialNetNews Twitter : https://twitter.com/OfficialNetNews Facebook : https://www.facebook.com/netmediatamaindonesia Saksikan info berita ter-update di: NET 5 : pukul 5.00 - 6.00 WIB Indonesia Morning Show : pukul 6.00 - 7.30 WIB NET 10 (Senin-Jumat) : pukul 10.00 - 11.00 WIB NET 12 : pukul 12.00 - 13.00 WIB NET 16 : pukul 16.00 - 16.30 WIB NET 24 : pukul 24.00 - 00.30 WIB --- Syarat & Ketentuan: http://bit.ly/1jAbOYj
https://wn.com/Penerapan_Syariat_Islam_Di_Serambi_Mekkah_Aceh_Net5
×